This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 21 September 2017

Cara Membuat Hotspot Via Aplikasi M-Hotspot

Cara Membuat Hotspot Via Aplikasi M-Hotspot



Langkah-langkah:
1.            Download terlebih dahulu di http://wiradwis.blogspot.co.id/2015/07/download-mhotspot-7800-     full-version.html jika belum mempunyai aplikasinya
2.            Jika sudah terdownload Instal aplikasinya
3.            Buka aplikasi M-hotspot.
4.            Masukan hotspot name  sesuai keinginan anda.

5.            Masukan password sesuai keingingan anda.
6.            Pada bagian Internet Source pilih Wifi.
7.            Masukan batas maksimal client.
8.            Klik Start Hotspot  untuk menjalankan hotspot.
9.            Klik Stop Hotspot apabila hendak menghentikan hotspot.



Cara Membuat Hotspot Via CMD

Cara Membuat Hotspot Via CMD

Langkah-langkah:

1.       Klik Start, kemudian klik Command Prompt dan klik kanan lalu pilih Run as administrator.









2.       Lalu ketikan perintah seperti berikut: "" netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=namahostspotanda key=passwordanda "".







3.       Tekan enter, hingga muncul kata seperti berikut: "" The hosted network mode has been to allow "". dan "" The SSID of the hosted network has been successfully changed ""






4.       Kemudian untuk menjalankan hotspot yang kita buat, ketikan perintah "" netsh wlan start hostednetwork ""




5.       Untuk menghentikan hotspot ketika perintah "' netsh wlan stop hostednetwork ""




Klasifikasi Produk Baru

pengertian klasifikasi produk baru

klasifikasi produk baru adalah suatu kegiatan yang berfungsi untuk mendapatkan kelompok produk/ barang yang sejenis untuk mendapatkan keuntungan di pasar.
pembagian klasifikasi produk

a.) berdasarkan wujudnya:

1.     barang merupakan produk yang berwujud fisik, yang dapat dilihat, dipegang,dll.
2.     jasa adalah aktivitas, manfaat yang ditawarkan kepada konsumen. contohnya: bengkel motor

b.) berdasarkan daya tahan:

1.     barang tidak tahan lama (nondurable good) adalah produk/ barang yang tidak dapat digunakan       dalam jangka waktu yang lama.
2.     barang tahan lama (durable good) adalah produk/ batang yang dapat digunakan pada jangka waktu yang lama (tahunan).

c.) berdasarkan tujuan pemakaian:

1.     barang konsumsi adalah produk/ barang yang dapat dikonsumsi secara langsung tanpa proses           lebih lanjut untuk mendapatkan manfaat dari produk tersebut.
2.     barang industri adalah produk/ barang yang memerlukan proses lebih lanjut untuk mendapatkan       manfaat.

Tingkatan produk

1.     manfaat dari produk/ barang yang ditawarkan kepada konsumen.
2.     bentuk dasar dari produk yang dapat dirasakan oleh panca indera.
3.     serangkaian atribut-atribut produk kondusi yang diharapkan pebeli pada saat membeli.
4.     sesuatu yang membedakan antara produk yang ditawarkan dengan produk pesaing.

5.     argumentasi/ pendapat dan perubahan bentuk yang dialami produk di masa mendatang.

Kamis, 27 Juli 2017

Ruang Lingkup Perkembangan Produk Kreatif



Ruang Lingkup Pengembangan Produk Kreatif

PENGEMBANGAN PRODUK Pengertian dan klasifikasi produk baru Definisi sederhana untuk produk baru adalah suatu produk yang sebelumnya belum pernah dipasarkan atau dibuat oleh suatu perusahaan, akan tetapi definisiini dapat dipecah jika produk tersebut berganti kemasan (bentuk dan ukuran) atau jika produk tersebut memasuki pasar yang baru

Bidang-bidang yang termasuk dalam ruang lingkup ekonomi kreatif di Indonesia adalah sebagai berikut:

1.)Periklanan (Advertising) :
kegiatan kreatif yang berkaitan dengan jasa periklanan, yakni komunikasi satu arah dengan menggunakan medium tertentu. Meliputi proses kreasi, operasi, dan distribusi dari periklanan yang dihasilkan, misalnya riset pasar, perencanaan komunikasi periklanan, media periklanan luar ruang, produksi material periklanan, promosi dan kampanye relasi publik. Selain itu, tampilan periklanan di media cetak (surat kabar dan majalah) dan elektronik (televisi dan radio), pemasangan berbagai poster dan gambar, penyebaran selebaran, pamflet, edaran, brosur dan media reklame sejenis lainnya, distribusi dan delivery advertising materials or samples, serta penyewaan kolom untuk iklan;


2.)Arsitektur :
kegiatan kreatif yang berkaitan dengan desain bangunan secara menyeluruh, baik dari level makro (town planning, urban design, landscape architecture) sampai level mikro (detail konstruksi). Misalnya arsitektur taman, perencanaan kota, perencanaan biaya konstruksi, konservasi bangunan warisan sejarah, pengawasan konstruksi, perencanaan kota, konsultasi kegiatan teknik dan rekayasa seperti bangunan sipil dan rekayasa mekanika dan elektrikal;

3.)Pasar Barang Seni :
kegiatan kreatif yang berkaitan dengan perdagangan barang-barang asli, unik dan langka serta memiliki nilai estetika seni dan sejarah yang tinggi melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan dan internet, meliputi barang-barang musik, percetakan, kerajinan, automobile, dan film;

4.)Kerajinan (craft) :
kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi dan distribusi produk yang dibuat atau dihasilkan oleh tenaga pengrajin yang berawal dari desain awal sampai proses penyelesaian produknya. Antara lain meliputi barang kerajinan yang terbuat dari batu berharga, serat alam maupun buatan, kulit, rotan, bambu, kayu, logam (emas, perak, tembaga, perunggu, dan besi), kaca, porselen, kain, marmer, tanah liat, dan kapur. Produk kerajinan pada umumnya hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil (bukan produksi massal);




5.)Desain :

kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa pengepakan;


6.) Fesyen (fashion)
 kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi pakaian mode dan aksesorisnya, konsultasi lini produk berikut distribusi produk fesyen;

7.)Video, Film dan Fotografi :

 kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan film. Termasuk di dalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan eksibisi atau festival film;

8.)Permainan Interaktif (game) :
kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, ketangkasan, dan edukasi. Subsektor permainan interaktif bukan didominasi sebagai hiburan semata-mata tetapi juga sebagai alat bantu pembelajaran atau edukasi;


9)Seni Pertunjukkan (showbiz) :

kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha pengembangan konten, produksi pertunjukkan. Misalnya, pertunjukkan wayang, balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, musik teater, opera, termasuk musik etnik, desain dan pembuatan busana pertunjukkan, tata panggung, dan tata pencahayaan;




10.)Layanan Komputer dan Piranti Lunak (software) :
 kegiatan kreatif yang terkait dengan pengembangan teknologi informasi, termasuk layanan jasa komputer, pengolahan data, pengembangan database, pengembangan piranti lunak, integrasi sistem, desain dan analisis sistem, desain arsitektur piranti lunak, desain prasarana piranti lunak dan piranti keras, serta desain portal termasuk perawatannya;sangat berpeluang besar dimana indonesia yang masih jarang .

11.Televisi&Radio(broadcasting)

kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha kreasi, produksi dan pengemasan acara televisi (seperti games, kuis, reality show,infotainment, dan lainnya), penyiaran, dan transmisi konten acara televisi dan radio, termasuk kegiatan station relay (pemancar) siaran radio dan televisi;




12.)Riset dan Pengembangan (R&D) :
kegiatan kreatif terkait dengan usaha inovatif yangmenawarkan penemuan ilmu dan teknologi, serta mengambil manfaat terapan dari ilmudan teknologi tersebut guna perbaikan produk dan kreasi produk baru, proses baru, material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat memenuhikebutuhan pasar.Termasukyangberkaitandengan humaniora, seperti penelitian dan pengembangan bahasa, sastra, dan seni serta jasa konsultansi bisnis dan manajemen.(Lihat, Prof.Dr. Faisal Afiff, Se.Spec.Lic, Pilar-Pilar Ekonomi Kreatif , 2011


Sumber:fhasugian.blogspot.co.id









Selasa, 25 Juli 2017

CARA MENGHITUNG NETWORK ID (NID), BROADCAST ID (BID) DAN RANGE

CARA MENGHITUNG NETWORK ID (NID), BROADCAST ID (BID) DAN RANGE
1. Network ID (NID) dapat dicari dengan melakukan operasi AND antara IP address dan subnet masknya yang sama sama sudah diubah kebilangan biner.2. Broadcast ID (BID) dapat dicari dengan merubah semua bit host pada NID dengan angka biner 1 (di OR-kan).3. Range IP dapat dicari dengan IPNID+1 hingga IPBID-1

Contoh :

1. IP : 150.150.18.15

                     #NID

·        IP Address : 150.150.14.15
·        Netmask : 255.255.0.0
·        IP Address ubah ke biner : 10010110.10010110.00001110.00001111
·        Netmask ubah ke biner : 11111111.11111111.00000000.00000000
·        Di AND-kan : 10010110.10010110.00000000.00000000
·        Lalu, ubah ke desimal : 150.150.0.0 (NID)

#BID

·        IP Address : 150.150.14.15
·        Netmask : 255.255.0.0
·        IP Address ubah ke biner : 10010110.10010110.00001110.00001111
·        Netmask ubah ke biner : 11111111.11111111.00000000.00000000
·        Reverse netmask biner : 00000000.00000000.11111111.11111111
·        Di OR-kan IP Address biner dan Reverse netmask biner :  10010110. 10010110.11111111.11111111
·        Lalu, ubah ke desimal : 150.150.255.255 (BID)

#Range

·        IPNID + 1 = 150.150.0.0 + 1 = 150.150.0.1
·        IPBID – 1 = 150.150.255.255 – 1 = 150.150.255.254
·        Jadi, Rangenya adalah 150.150.0.1 – 150.150.255.254


2. Jika menghitung NID, BID, dan Range dengan IP yang menggunakan CIDR. CIDR adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. Contoh IP : 150.150.14.15/27.

                    #NID

·        IP Address : 150.150.14.15/27
·        Netmask : 255.255.255.224 (Karena /27 netmasknya adalah           255.255.255.224)
·        IP Address ubah ke biner : 10010110.10010110.00001110.00001111
·        Netmask ubah ke biner : 11111111.11111111.11111111.11100000
·        Di AND-kan : 10010110.10010110.00001110.00000000
·        Ubah ke desimal : 150.150.14.0/27 (NID)

#BID

·        IP Address : 150.150.14.15/27
·        Netmask : 255.255.255.224
·        IP Address ubah ke biner : 10010110.10010110.00001110.00001111
·        Netmask ubah ke biner : 11111111.11111111.11111111.11100000
·        Reverse netmask biner : 00000000.00000000.00000000.00011111
·        Di OR IP Address biner dan Reverse netmask biner :10010110.10010110.00001110.00011111
·        Ubah ke desimal : 150.150.14.31 (BID)

#Range

·        IPNID + 1 = 150.150.14.0 + 1 = 150.150.14.1
·        IPBID – 1 = 150.150.14.31 – 1 = 150.150.14.30
·        Jadi, Rangenya adalah 150.150.14.1 – 150.150.14.30

Demikian penjelasannya semoga bermanfaat :v...

sumber by : http://nesharisanti13.blogspot.co.id/2016/09/cara-menghitung-network-id-nid.html